ASSALAMUALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH...."IMPOSSBLE IS NOTHINGS BECAUSE OF GUSTI ALLAH MBOTEN NATE SARE"

.

Monday, February 25, 2008

MUNGKIN AKU HARIMAU

Banyak orang mengatakan kami adalah kaum liar yang terbuang
Banyak yang mengatakan kami tidak tau aturan karena melanggar norma.
Ada yang memalingkan muka,
Ada yang meludah di depan mata.

Apakah kami benar-benar hina?
Apakah kami memang tak berharga?
Kami hanya ingin mereka tau
Bahwa kami itu ada.

Kami memang begini adanya
Tak bertahta apalagi kuda tak bernyawa.
Kami hanya punya rasa, hati, dan cinta
Hanya itu yang kami punya, hanya itu

Kami berusaha jauh dari dosa
Kami berusaha dekat dengan semua
Mengharap mereka menerima apa adanya
Walau mereka tak pernah menerima

Ingin kami membangun dunia kami sendiri
Yang jauh dari hinaan, cacian dari mulut mereka
Ingin kami bertahta dalam dunia kami
Hidup dengan cinta di hati kami

Biarkan kami disini
Jangan pernah usik kami
Silahkan hina kami
Tapi jangan remehkan kami

kalian boleh bangunkan harimau yang tertidur oleh mimpi
Karena pasti dia akan tidur kembali tuk meneruskan mimpi
Tapi jangan sekali-kali kau melukai
Karena dia akan terus memburu, memburu
Sampai mereka mati

Massulist 14/9/03

Monday, September 18, 2006

Walau Senyummu Memang Indah

Bukan hanya senyummu yang kuinginkan
B ukan hanya candamu yang kuharapkan
K uingin pula tangismu, jeritmu
Rintihan suara hatimu

Walau mungkin aku tanpa arti bagimu
A kupun merasa hina dihadapmu
K uharap langit masih biru
Dan memberi asa untukku

Aku memang liar merengkuh mimpi
Tapi aku punya cinta
H anya cinta
K arna dia memiliki nyawa
Menuntunku pada dirimu,wahai roh suci para dewa

T anpa sayap kucoba rengkuh dirimu
Tanpa cahaya membimbingku kucoba raih senyummu
Karena hanya dirimu yang mampu meluruskanku
Karena hanya dirimu yang mampu menuntun langkahku

Aku tahu
Penciptaanmu bukan untuk sosok sepertiku
A ku tahu
Cahaya matamu bukan tuk menerangi langitku
A kupun tahu
Jalanku berliku dan terjal tuk menidurkanmu bersemayam dalam asaku

Memang aku tak memiliki sesuatu yang berarti yang dapat kubanggakan
Yang dapat kuberikan pada dirimu.
H anya nyawa yang mungkin berarti bagiku
T api tak mungkin aku berikan nyawaku padamu
Karena aku ingin hidup bersamamu
...............Selamanya

Massulist
45 14/12/03

Sunday, August 06, 2006

TAKDIR

"Adalah Batas Antara Kepercayaan Diri dan Keimanan"

Sebelumnya, sekarang ini aku bukannya pengen berkhotbah ataupun sok tau. Disini aku Cuma ingin menuangkan segala apa selama ini aku pikirkan, aku rasakan dan aku lakukan.

Selama ini aku kadang berfikir bahwa hidup ini tidak adil dan tidak pernah berpihak kepada saya dan seketika itu juga aku protes kepada Tuhan atas segala yang kualami. Tapi setelah sekian lama, aku mengalami suatu peristiwa yang memaksa diriku untuk berterima kasih kepada Tuhan atas keputusan yang dulu dia tetapkan padaku, padahal saat itu aku sangat tidak menerima keputusan tersebut.

Akhirnya aku termenung memikirkan hal tersebut. Apakah ini yang dinamakan takdir? Apakah ini suratan yang konon dulu pernah aku tanda tangani di hadapan Tuhan sebelum rohku dihembuskan ke bumi?
Pertanyaan itu selalu saja menghantui setiap langkah yang aku tempuh selama ini. Pertanyaan yang membuatku selalu bimbang pada setiap keputusan terhadap jalan hidup yang aku ambil, yaitu kebimbangan apakah keputusan tersebut memang keputusan yang aku tanda tangani saat itu.

Tapi setelah sekian lama aku berada dalam kebimbangan itu, aku kini telah mengambil keputusan untuk melakukan semua yang ada dalam pikiran aku setelah aku pilah melalui lapisan penyaring yang orang menyebut dengan hati dan perasaan. Karena aku yakin dan percaya bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makluk yang paling sempurna dari makluk-makluk lainnya. Manusia diberi kebebasan untuk memilih dengan dianugerahkan oleh Tuhan kepada kita berupa akal dan pikiran. Dan dengan akal dan pikiran itu kita diberi kebebasan untuk memilih jalan mana yang akan kita ambil dalam hidup.

Tapi dalam kenyataan yang terjadi kadang kita menuai suatu keberhasilan bahkan kita akan menemui suatu kegagalan. Dan disinilah keimanan kita akan diuji. Hal ini dapat kita lihat pada saat kita menemui suatu kegagalan. Kadang kita akan marah bahkan akan menghujat atas suatu keputusan yang telah tersurat untuk kita. Tapi ketika kita semua mengingat kisah saya pada awal tulisan ini menunjukkan bahwa suratan takdir yang berlaku buat kita sekarang pastilah untuk kebaikan kita saat ini, dan yakinlah bahwa Tuhan akan memberi sesuatu yang mana terbaik buat kita, dan Tuhan adalah maha tau terhadap apa-apa yang berlaku pada umatnya. Dan itulah yang selama aku lakukan. “ Do the Best What do You want To Do”.

“ Sebelum seseorang berani memutuskan sebuah komitmen, yang ada hanyalah keraguan. Melirik adakah peluang untuk mundur kebelakang, sehingga takkan pernah ada keberhasilan mengenai apa yang telah dicita-citakan. Hanya ada satu kebenaran hakiki, yang jika yang diabaikan akan mematikan semua rencana dan indahnya sebuah impian. Yaitu keyakinan bahwa saat seseorang telah berani memutuskan, Tuhanpun pasti akan memberi petunjuk dan pedoman.
Mulailah dari sekarang apapun yang bisa kau lakukan untuk sebuah impian; karena keberanian untuk memulai mengandung suatu kejeniusan, kekuatan dan kesaktian”

Mungkin sepenggal sajak di atas bisa menjadi bahan renungan kita dalam menjalani hidup yang singkat ini.
Massulist
17 juni 2006

GUNDAH

Malam ini tidurku tak lelap....
entah mengapa hatiku tak tenang...
kucoba berpikir...
tapi kepala ini terasa penuh

keluar rumah....
kuhirup udara malam
Kucoba tanya dewi malam...
apakah dia tau gundah dalam hatiku...?
namun dia tetap diam....
membisu di angkasa

kucoba tanya ke bintang bintang
namun jawab yang sama datang padaku
sunyi....diam seribu bahasa...

Tak terasa pagi datang menjelang...
malam perlahan berlalu...
ayam jantan mulai bersahutan
dan aku...masih terpaku sendiri

perlahan daya khayalku membawaku ke sana...
kepada dia yang slalu kukecewakan
namun selalu menyayangiku....
mencintaiku

Kala sepi....kala sendiri...
dan dunia seakan ikut membenciku
dia hadir untukku...
tawanya....candanya...
selalu menghiburku

menguatkan dan membuatku merasa berarti sebagai Laki-Laki
Kini....Hatiku sendiri lagi....
dalam asa yang tak menentu
karena rasa yg tlah terenggut oleh ego

dalam keheningan pagi dan kegundahan hati
ingin ku rebahkan diri....
agar mata ini dapat terpejam
biar kegundahan berlalu bersama sang waktu yang trus bergulir....

Massulist

Saturday, August 05, 2006

SeSaNtI

“Ing samubarang gawe aja sok wani mesthekake, awit akeh lelakon kang akeh banget sambekalane sing ora bisa dinuga tumibane. Jer kaya unine pepenget, “menawa manungsa iku pancen wajib ihtiyar, nanging pepesthene dumunung ing astane Pangeran Kang Maha Wikan”.
Mula ora samesthine yen manungsa iku nyumurupi bab-bab sing durung kelakon. Saupama nyumurupana, prayoga aja diblakakake wong liya, awit temahane mung bakal murihake bilahi.”

Komitmen

Sebelum Seseorang Berani Memutuskan Sebuah Komitmen........
Yang Ada Hanya Keraguan.......
Melirik Adakah Peluang Untuk Mundur Kebelakang........
Sehingga Takkan Pernah Ada Keberhasilan........
Mengenai Semua Apa Yang Pernah Dicita-citakan....

Hanya Ada Satu Kebenaran Yang Hakiki....
Yang Jika Diabaikan Akan Mematikan Semua Rencana ......
Dan Indahnya Sebuah Impian...
Yaitu Keyakinan Bahwa Saat Seseorang Telah Berani Memutuskan...
Tuhanpun Pasti Akan Memberi Petunjuk Dan Pedoman....

Mulailah Dari Sekarang.......
Apapun Yang Bisa Kau Lakukan Untuk Sebuah Impian...
Karena Keberanian Untuk Memulai ......
Mengandung Suatu Kejeniusan...Kekuatan..Dan Kesaktian....


Massulist
15 Mei 2006

Mungkin Kini

Saat ini mungkin saat yang paling kutunggu selama ini. Tapi apakah mungkin ini waktunya? Seandainya memang saat ini, aku harus siap dengan semua. Semua yang menyenangkan, semua yang membuatku terluka, walau ku tak mau. Apapun yang terjadi tapi aku harus melewati karena ini yang semua inginkan. Walau mereka tak pernah tau apa yang kumau, mereka hanya bisa menuntut apa yang sebenarnya tak patut tuk direnggut.
Kadang aku bertanya, bertanya apa yang mereka mau dariku? Aku tak punya apa-apa! aku hanya sampah yang mencari arti dan jati diri.
Bagaimapun aku harus melewati saat ini. Apapun yang terjadi aku harus maju. Sebenarnya Aku butuh sesuatu yang dapat ku pijak, kurengkuh tuk wujudkan cita-cita. Aku tak ingin saat jalanku gontai, aku hanya sendiri tuk melalui, ku tak ingin saat aku tersenyum aku hanya tersenyum tanpa irama.
Aku tau banyak orang yang tak ingin kehadiranku, mereka hanya tersenyum didepanku, aku tau itu, aku tau kalau mereka mengutukku. Tapi salahkah aku bila ku berusaha tuk mengakhiri, mengakhiri masa laluku yang kelabu. Aku ingin kini jalanku jadi lebih baik, aku ingin kembali ke hidupku yang dahulu, dahulu yang pernah hilang, hilang karena kesombongan.
Kini aku lebih tau, tau yang harus aku lakukan, melakukan sesuatu yang berarti bagi hidupku, hidup yang selama ini aku abaikan, mengabaikan waktu yang tak pernah kembali, kembali untuk mengingatkanku, mengingatkan semua kebodohanku, kebodohan yang diselimuti halimun kecongkakan.
Aku sendiri tak tau siapa diriku, Diriku yang mereka menyebut dengan seribu nama, nama yang mungkin kelebihanku, atau Nama yang malah meremehkanku. Aku ingin tersenyum seribu makna yang membuat mereka kagum padaku, kagum dan mengingatku, Mengingatku bukan karena namaku tapi “ karyaku ”.


Massulist
14/03/04

MENTARI

Mentari...........kuning keemasan
Membelai jasadku yang tersenyum terbelenggu mimpi jingga
Menarik puing kesedihan dari relung yang terluka
Membiarkan terapung dalam merahnya madu indra

Mentari ...........kuning keemasan
Setia tersenyum pada congkaknya benih cinta hawa
Menemani langkah angkara mengejar dusta dunia
Bertahan sesat yang lama tercegat

Mentari ...........kuning keemasan
Senyummu yang kadang keterlaluan
Membakar telapak yang tlah terkotak
Hingga kaupun menghamba sesal yang tak terkata

Mentari ...........kuning keemasan
Tak ada yang tau kaupun punya asa
Meninggalkan cinta untuk cita mulia
Memberi warna karya suci para dewa

Mentari
...........kuning keemasan
Dibalik senyummu aku mendekat jiwamu
Mencari ragamu tuk selalu menemaniku
Membelai..membangunkan..menemani...memelukku selalu

Mentari ...........kuning keemasan
Kau selalu muncul kala aku masih terbelenggu pelukan gelap
Dan selalu menghindar kala ku siap menyandar
Tapi ku kan tetap mengejar hingga kau menghilang saat senja memudar

Mentari ...........kuning keemasan
Lelah dan merebah gundah
Dalam langkah yang kian jengah
Kuberharap kau selalu singgah walau kau terasa lelah

Mentari ..........kuning keemasan
Aku trus menunggu walau kau telah berlalu
Rindu akan belaimu
Mengejarmu walau kau selalu meninggalkanku


Massulist

14/08/05

NORMA

Biarlah orang mengatakan kami adalah kaum liar yang terbuang, biarlah orang mengatakan kami tidak tau aturan karena melanggar norma. Norma? Apakah itu yang dikatakan mereka? Apa itu norma yang mereka agung-agungkan? Apakah budi pekerti, sopan santun, seperti apa yang para pujangga pernah ajarkan pada kami?

Norma? Semua orang berusaha untuk mengiyakanmu. Tapi apa yang ada dihati mereka? apakah sama dengan mulut mereka? Mereka mengajarkan budi pekerti, tapi budi pekerti yang mana? Keseharian mereka dipenuhi noda, dusta dan angkara. Apakah itu yang mereka sebut norma?

Norma? Apakah tersenyum di hadapan dunia, namun hati mereka mengutuk? Apakah menolong sesama tapi berharap diberi sedekah setelahnya? Apakah singa yang tanpa malu memangsa kijang karena itu memang yang harus dilakukan?

Norma? Ayo ngomong kamu sebelum semua jadi gila. Tunjukkan parasmu kalau kau memang ada. Kenapa kau terus sembunyi, apakah kau memang seperti itu? Kenapa kau biarkan orang mencela orang lain tanpa mengaca pada diri mereka.

Norma? Bukankah lebih baik kau beri kebebasan pada mereka untuk melangkah dengan tanggung jawab masing-masing. Bukankah lebih baik kau lepaskan belenggumu dari mereka karena kaupun enggan untuk bertanggung jawab.


Kalau kau memang benar tunjukkan kebijaksanaanmu pada kami yang hina.

Norma! Kalau hanya senyum, kamipun bisa. Kalau hanya berbuat untuk sesama kamipun bukan tidak pernah melakukan. Tapi mengapa mereka tidak pernah mau memandang kami, memahami kami, kenapa mereka tak mau menghargai kami. Apa karena pakaian kami? Apakah karena dosa para leluhur kami? Apakah karena memang takdir kami?

Norma! Kalau kau tercipta hanya untuk mengotak-ngotak kami, kami mohon enyah dari hidup kami, kumohon jangan kotori hidup kami! Pergi-pergi sebelum kami mati karena tak mengerti.

Massulist
15/9/03

CINTA

Pernahkah kamu merasakan, bahwa kamu
mencintai seseorang,
meski kamu tahu ia tak sendiri lagi, dan..
meski kamu tahu cintamu mungkin tak berbalas,
tapi kamu tetap mencintainya

Pernahkah kamu merasakan, bahwa
kamu sanggup melakukan apa saja demi
seseorang yang kamu cintai,
meski kamu tahu ia takkan pernah peduli ataupun
ia peduli dan mengerti, tapi ia tetap pergi

Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta,
tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia,
bersedih kala bersama, tertawa kala berpisah

Aku pernah.........

Aku pernah tersenyum meski kuterluka karena
kuyakin Tuhan tak menjadikannya untukku

Aku pernah menangis kala bahagia, karena kutakut
kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja

Aku pernah tertawa saat berpisah dengannya,
karena sekali lagi, cinta tak harus memiliki, dan
Tuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain
untukku


Aku juga pernah bersedih kala bersamanya,
karena kutakut
aku kan kehilangan dia suatu saat nanti, dan......

Aku tetap bisa mencintainya,
meski ia tak dapat kurengkuh dalam pelukanku,
karena memang cinta ada dalam jiwa

Semua orang pasti pernah merasakan cinta..
baik dari orang tua... sahabat.. kekasih dan
akhirnya pasangan hidupnya

Buat temanku yg sedang jatuh cinta.. selamat yah..
karena cinta itu sangat indah
Semoga kalian selalu berbahagia

Buat temanku yg sedang terluka karena cinta...
Hidup itu bagaikan roda yang terus berputar,
satu saat akan berada di bawah dan hidup terasa
begitu sulit,
tetapi keadaan itu tidak untuk selamanya,
bersabarlah dan berdoalah karena cinta yang lain
akan datang dan menghampirimu

Buat temanku yang tidak percaya akan cinta...
buka hatimu jangan menutup mata akan keindahan
yang ada di dunia
maka cinta membuat hidupmu menjadi bahagia


Buat temanku yang mendambakan cinta..
bersabarlah..
karena cinta yang indah tidak terjadi dalam sekejap..
Tuhan sedang mempersiapkan segala yang terbaik bagimu

Buat temanku yang mempermainkan cinta....
Sesuatu yang begitu murni dan tulus bukanlah
untuk dipermainkan
Cinta bukan suatu kehampaan
Semoga kalian berhenti mempermainkan cinta
dan mulai merasakan kebahagiaan yang seutuhnya


Dedicate to: sahabat2 terbaikku dan semua yang
pernah jatuh cinta...

AKU

Aku akan datang untuk mengatakan sebuah kata dan
aku akan mengatakan saat itu.
Namun jika kematian menghalangiku,
ia akan dikatakan esok,
karena esok tidak pernah meninggalkan sebuah rahasia
dalam buku keabadian.

Aku akan datang untuk tinggal dalam keagungan cinta
dan cahaya keindahan, yang merupakan pantulan dari Tuhan.
Disini aku tinggal, dan tidak dapat diasingkan dari wewenang
kehidupan, karena melalui kehidupan
kata-kataku aku akan hidup dalam kematian.

Aku akan datang kesini untuk semua dan bersama semua,
dan apa yang kukerjakan hari ini dalam kesunyianku
akan digemakan esok oleh banyak orang.

Apa yang kukatakan sekarang dengan satu hati
akan dikatakan esok oleh beribu-ribu hati.

Monday, July 31, 2006

A MILLION TIMES

I have seen you a million times
And every time I see you
I fall in love with you all over again
My heart starts to race
My frown turns into a smile
And all my worries are now in my past
When you smile at me my heart melts
You give the sweetest hugs
Every time you hug me
Your smile is like a new day
Your sense of humor is like no other
The ability you have to make me smile
Is all I need just you love me
Your laugh is so soft and sweet
Just looking in your eyes
Makes me melt inside
Your lips look so soft
Soft enough to kiss
You, yourself relive me from all pain
Your hands are as soft as a pillow
The way you comfort me is amazing
Every time I say good-bye
I start to cry
I say good-bye to you too many times
I said good-bye to you a million times