Mentari...........kuning keemasan
Membelai jasadku yang tersenyum terbelenggu mimpi jingga
Menarik puing kesedihan dari relung yang terluka
Membiarkan terapung dalam merahnya madu indra
Mentari ...........kuning keemasan
Setia tersenyum pada congkaknya benih cinta hawa
Menemani langkah angkara mengejar dusta dunia
Bertahan sesat yang lama tercegat
Mentari ...........kuning keemasan
Senyummu yang kadang keterlaluan
Membakar telapak yang tlah terkotak
Hingga kaupun menghamba sesal yang tak terkata
Mentari ...........kuning keemasan
Tak ada yang tau kaupun punya asa
Meninggalkan cinta untuk cita mulia
Memberi warna karya suci para dewa
Mentari ...........kuning keemasan
Dibalik senyummu aku mendekat jiwamu
Mencari ragamu tuk selalu menemaniku
Membelai..membangunkan..menemani...memelukku selalu
Mentari ...........kuning keemasan
Kau selalu muncul kala aku masih terbelenggu pelukan gelap
Dan selalu menghindar kala ku siap menyandar
Tapi ku kan tetap mengejar hingga kau menghilang saat senja memudar
Mentari ...........kuning keemasan
Lelah dan merebah gundah
Dalam langkah yang kian jengah
Kuberharap kau selalu singgah walau kau terasa lelah
Mentari ..........kuning keemasan
Aku trus menunggu walau kau telah berlalu
Rindu akan belaimu
Mengejarmu walau kau selalu meninggalkanku
Massulist
14/08/05
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment